TfdiGfr7GSW0BSrpGUz6BSA9TA==

6 Game Buatan Luar Negeri yang Ada Unsur Indonesia-nya, Apa Saja?

6 Game Buatan Luar Negeri yang Ada Unsur Indonesia-nya, Apa Saja?
Karakter Gatotkaca terdapat pada game Mobile Legends. (Dok. Mobile Legends)

IDNHits.com - Industri permainan video telah lama didominasi oleh produk-produk luar negeri, dan meskipun produksi dalam negeri semakin berkembang, perbandingan dalam hal jumlah dan kualitas masih terasa jauh.

Namun, ini bukan alasan untuk putus asa. Indonesia, meskipun mungkin belum terkenal di dunia, telah memberikan dampak yang berarti dalam dunia pengembangan video game.

Beberapa game terkenal telah menggambarkan keindahan dan kekayaan budaya Indonesia. Penasaran apa saja? Mari kita lihat daftar permainan tersebut.

1. Uncharted: Drake's Fortune

Uncharted: Drake’s Fortune adalah salah satu game yang telah menyelipkan unsur budaya Indonesia dalam pengalaman bermainnya.

Bagi para pemain Indonesia, adegan tertentu dalam game ini bisa menjadi momen menggelitik. Salah satu adegan yang menarik perhatian adalah saat Nathan Drake, tokoh utama dalam game ini, mencoba berbicara dalam bahasa Indonesia untuk menipu penjaga agar membuka pintu gerbang dengan kata-kata "Sialan lo, cepat buka pintu." Adegan ini tidak hanya mengundang tawa secara spontan, tetapi juga memberikan nuansa humor yang khas.

Selain itu, karakter antagonis dalam game ini, yang bernama Eddy Raja, juga menambahkan sentuhan Indonesia dalam cerita. Eddy Raja digambarkan sebagai seorang bajak laut Indonesia.

Meskipun mungkin stereotip dalam menggambarkan karakter seperti ini dapat memicu debat, hal ini tetap menciptakan kesan bahwa Indonesia dan budayanya mempunyai tempat dalam dunia permainan video yang begitu luas.

Uncharted: Drake's Fortune menjadi salah satu contoh bagaimana elemen-elemen kecil seperti bahasa dan karakter dapat menyatukan dunia permainan dengan budaya lokal.

2. Tekken Tag Tournament 2

Tekken Tag Tournament 2 adalah game pertarungan yang menampilkan elemen-elemen budaya Indonesia dalam pengalaman bermainnya.

Memang game-game pertarungan umumnya bergerak sangat cepat, dan itu bisa menjadi tantangan untuk mengamati detail-detail budaya yang diselipkan. Namun, dalam salah satu tahap permainan ini, kita bisa menemukan latar belakang yang memperlihatkan Wayang Kulit dan didukung oleh kombinasi musik techno dengan nuansa gamelan.

Pemandangan ini dengan jelas menggambarkan suasana Bali, dengan elemen-elemen yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Tekken Tag Tournament 2 menunjukkan bagaimana permainan video bisa menjadi medium yang menarik untuk memperkenalkan budaya lokal kepada pemain di seluruh dunia.

Game Tom Clancy's Splinter Cell: Pandora Tomorrow ada unsur Indonesianya
Game Tom Clancy's Splinter Cell: Pandora Tomorrow.

3. Tom Clancy's Splinter Cell: Pandora Tomorrow

Tom Clancy's Splinter Cell: Pandora Tomorrow adalah salah satu permainan video yang menghadirkan elemen-elemen budaya Indonesia dalam ceritanya.

Dalam game ini, pemain mengikuti petualangan Sam Fisher yang berusaha menangkap dan menghadapi kelompok teroris bernama Darah dan Doa di Timor Timur. Pemimpin kelompok ini adalah Suhadi Sadono, dan untuk menghadapinya Fisher harus menyusup ke Indonesia.

Salah satu lokasi yang menjadi bagian dari permainan ini adalah Pulau Komodo, yang secara jelas menghadirkan unsur budaya Indonesia.

Selain itu, dalam pemberitaan yang muncul selama permainan, nama "Indonesia" disebutkan, memberikan nuansa autentik dalam cerita dan membawa pemain lebih dekat dengan lingkungan dan budaya yang ada.

Tom Clancy's Splinter Cell: Pandora Tomorrow adalah contoh bagaimana permainan video dapat menjadi media untuk memperkenalkan pemain kepada berbagai budaya dan lokasi di seluruh dunia, sambil menjaga plot cerita yang mendalam dan menarik.

4. Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots

Anda mungkin tidak menyadari ini kecuali jika Anda benar-benar menggali informasinya. Salah satu aspek menarik dalam permainan ini adalah karakter bos yang menggambarkan orang asli Indonesia.

Karakter ini dikenal dengan kode "Raging Raven" dalam game Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots.

Namun, yang membuatnya lebih menarik adalah fakta bahwa Raging Raven dalam cerita permainan ini dijelaskan sebagai keturunan orang Aceh. Ini adalah contoh bagaimana permainan video dapat menciptakan karakter-karakter yang mencerminkan beragam latar belakang budaya.

Dalam situs fandom Metal Gear Solid, lebih lanjut diceritakan bahwa Raging Raven adalah salah satu anak korban perang yang mengalami pengalaman traumatis.

Pengalaman ini membentuk karakternya dengan cara yang unik, mendorongnya untuk menghadapi perjalanan pribadi yang kuat.

Kehadiran karakter ini dalam permainan membuka diskusi tentang dampak perang dan traumatis pada anak-anak korban konflik bersenjata, sambil mempertimbangkan perjuangan dan konflik internal karakter tersebut.

Raging Raven kemudian ditemukan berusaha mencapai damai batin dengan menghadapi Snake, menggambarkan perjuangan emosional dan moral yang dalam.

Dalam banyak hal, karakter Raging Raven adalah contoh bagaimana permainan video bisa lebih dari sekadar hiburan; mereka dapat menjadi wadah untuk mengeksplorasi tema-tema sosial, kultural, dan emosional yang kompleks, serta mendorong pemain untuk merenungkan realitas yang ada di luar layar.

Game Far Cry 3 ada unsur Indonesia di dalamnya
Poster game Far Cry 3.

5. Far Cry 3

Far Cry 3 merupakan sebuah permainan video yang menghadirkan narasi yang menarik, di mana pemain memerankan karakter Jason Brody yang terjebak di sebuah pulau yang penuh dengan petualangan dan misteri.

Salah satu aspek menarik dalam permainan ini adalah interaksi Brody dengan penduduk asli pulau tersebut, yang dikenal sebagai suku Rakyat. Dalam suatu adegan penting, Brody bertemu dengan pemimpin suku ini yang bernama Citra.

Adegan ini menarik perhatian karena penggunaan bahasa yang cukup khas. Terdengar ada pengucapan bahasa yang bisa dikenali sebagai bahasa Indonesia, tetapi jika didengarkan dengan lebih seksama, tampaknya ada nuansa bahasa Melayu dalam pengucapan tersebut.

Hal ini telah menimbulkan diskusi apakah bahasa yang digunakan dalam adegan tersebut lebih mengarah ke bahasa Melayu daripada bahasa Indonesia.

Sebagai pemain atau penikmat permainan ini, penentuan apakah bahasa tersebut lebih mencerminkan bahasa Indonesia atau Melayu bisa menjadi subjektif.

Ini juga membuka diskusi menarik tentang penggunaan bahasa dalam permainan video, di mana batas antara bahasa dan dialek bisa kabur, terutama dalam konteks yang penuh dengan budaya dan multikulturalisme seperti pulau dalam permainan ini.

Ini adalah contoh bagaimana permainan video dapat memicu perbincangan yang mendalam tentang budaya, bahasa, dan representasi dalam konteks permainan.

6. Mobile Legends

Mobile Legends adalah salah satu contoh permainan video yang menggabungkan unsur budaya Indonesia dalam permainannya.

Kehadiran karakter-karakter seperti Gatotkaca, yang terinspirasi dari tokoh pewayangan Jawa, adalah bukti nyata bagaimana permainan ini mengambil elemen budaya Indonesia dan memasukkannya ke dalam line-up karakternya.

Gatotkaca adalah manusia super yang memiliki kekuatan luar biasa, dan kehadirannya dalam permainan menghormati warisan budaya Indonesia.

Selain Gatotkaca, ada juga karakter Kadita yang diadaptasi dari sosok Nyi Roro Kidul, penguasa ratu pantai selatan dalam mitologi Jawa.

Kehadiran dua karakter yang begitu mencolok ini menunjukkan komitmen Mobile Legends dalam menggambarkan keragaman budaya Indonesia dan menghadirkannya dalam pengalaman bermain yang menarik.

Hal ini juga menjadi cara yang menarik untuk memperkenalkan pemain dari seluruh dunia kepada cerita dan legenda Indonesia yang kaya dan berwarna.

Mobile Legends adalah contoh bagaimana permainan video dapat berperan sebagai medium yang kuat dalam merayakan dan mempromosikan warisan budaya, serta menghadirkannya dalam sebuah konteks yang menarik bagi pemain di seluruh dunia.



Ketik kata kunci lalu Enter