TfdiGfr7GSW0BSrpGUz6BSA9TA==

Talenta Digital Jatim Digenjot, Kemkomdigi Targetkan 19 Ribu SDM Siap Digital di 2026

Talenta Digital Jatim Digenjot, Kemkomdigi Targetkan 19 Ribu SDM Siap Digital di 2026
Talenta digital jatim digenjot, Kemkomdigi targetkan 19 ribu SDM siap digital di 2026. (Dok. Kemkomdigi)

IDNHITS.COM — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi memperkuat kolaborasi pengembangan sumber daya manusia digital.

Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), kedua pihak menandatangani adendum nota kesepakatan untuk mencetak 19.000 talenta digital sepanjang 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa penguatan talenta digital menjadi prioritas nasional seiring melonjaknya kebutuhan SDM berkompetensi digital di berbagai sektor.

Ia menyebut Jawa Timur sebagai mitra strategis pertama di level provinsi dalam kerja sama formal pengembangan SDM digital.

“Pengembangan talenta digital menjadi agenda strategis nasional dan kami senang sekali MoU pertama dengan pemerintah provinsi yang dilakukan dengan Jawa Timur untuk pengembangan sumber daya manusia,” ungkap Meutya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Program ini menargetkan pelatihan lintas kelompok, mulai dari aparatur sipil negara, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Fokusnya bukan hanya peningkatan literasi digital, tetapi juga penguatan kapasitas dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan layanan publik.

Kemkomdigi menilai Jawa Timur memiliki ekosistem digital yang matang dan kolaboratif.

Sinergi antara pesantren, akademisi, dan sektor layanan seperti rumah sakit dinilai menjadi fondasi penting untuk mempercepat transformasi digital yang inklusif.

“Ekosistem di Jawa Timur berjalan dengan baik, seperti yang disampaikan Ibu Gubernur dengan pesantren, dengan akademisi kemudian dengan rumah sakit. Jadi memang tidak ada transformasi digital yang bisa bagus sendiri,” ujarnya.

Secara nasional, kebutuhan talenta digital diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai 12 juta orang pada 2030.

Dengan populasi sekitar 42 juta jiwa, Jawa Timur dipandang memiliki peran krusial dalam menopang target tersebut.

“Dengan jumlah penduduk sekitar 42 juta jiwa, Jawa Timur dipandang memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian target nasional,” tuturnya.

Meutya menambahkan, skema pengembangan talenta digital di Jawa Timur dirancang sebagai perjalanan pembelajaran berkelanjutan (learning journey).

Skala pelatihan yang menyasar 19.000 peserta mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperluas kapasitas digital masyarakat.

“Ini bagian dari learning journey (perjalanan pembelajaran) pengembangan talenta digital yang dirancang secara bertahap dan berkelanjutan. Skala program pelatihan yang diusulkan menunjukkan keseriusan Jawa Timur, yakni 19.000 peserta,” ujarnya.

Selain itu, kerja sama ini juga membuka ruang kolaborasi dengan industri, mitra global, serta komunitas teknologi.

Termasuk di dalamnya pemanfaatan karya anak bangsa berbasis kecerdasan buatan untuk menjawab tantangan ruang digital nasional dan mendorong kemandirian teknologi Indonesia.

maxslot88

Ketik kata kunci lalu Enter

close