![]() |
| Kapolri Listyo Sigit dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tampil dalam laga bulu tangkis persahabatan yang memeriahkan penutupan Kapolri Cup 2026. (Dok. Ist) |
IDNHITS.COM — Penutupan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 berlangsung semakin semarak dengan hadirnya pertandingan persahabatan yang mempertemukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Duel tersebut menjadi salah satu momen yang paling menyita perhatian para peserta maupun tamu undangan.
Dalam laga tersebut, Jenderal Listyo Sigit berpasangan dengan Widi Chandra Kasih. Sementara itu, Bahlil Lahadalia tampil satu tim bersama Ahmad.
Permainan berlangsung sengit sejak awal
Sejak pertandingan dimulai, kedua pasangan langsung memperagakan permainan menyerang. Pasangan Listyo Sigit-Widi beberapa kali mengandalkan smash untuk menekan lawan, sedangkan Bahlil dan Ahmad membalas dengan tempo permainan cepat serta penempatan shuttlecock yang menyulitkan.
Pertandingan tidak hanya diwarnai pukulan-pukulan keras. Variasi permainan juga menjadi bagian penting dari duel tersebut, termasuk dropshot yang beberapa kali dilakukan Bahlil untuk mengarahkan shuttlecock ke area depan lapangan.
Reli panjang pun berkali-kali tercipta. Permainan net, dropshot, hingga adu smash membuat pertandingan berlangsung menarik dan menghibur para penonton.
Memasuki pertengahan laga, pasangan Kapolri bersama Widi berhasil mengambil alih keunggulan. Mereka memimpin sementara dengan skor 15-11 atas pasangan Bahlil dan Ahmad.
Meski tertinggal, Bahlil dan Ahmad terus memberikan perlawanan. Kedua pasangan tetap tampil kompetitif dengan saling berupaya mempertahankan ritme permainan dan memanfaatkan setiap peluang untuk menambah angka.
Suasana pertandingan pun terasa semakin hidup. Selain menghadirkan persaingan yang menarik di atas lapangan, keakraban antarpemain juga terlihat sepanjang laga sehingga menjadi salah satu daya tarik dalam penutupan Kapolri Cup 2026.
Bagian dari rangkaian penutupan Kapolri Cup 2026
Pertandingan persahabatan tersebut menjadi bagian dari penutupan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 yang digelar selama enam hari, mulai 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Kejuaraan ini mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari kelas umum, personel Polri, hingga atlet para-bulu tangkis. Pelaksanaannya merupakan hasil kolaborasi antara Polri, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI).
Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Cup 2026 juga diarahkan sebagai ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial.
Melalui penyelenggaraan turnamen tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan atlet bulu tangkis sekaligus memperluas kesempatan berkompetisi bagi para talenta agar mampu meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi.
Diharapkan, atlet-atlet yang lahir dari berbagai program pembinaan dapat terus berkembang dan membawa nama Indonesia berprestasi pada berbagai ajang, mulai dari Kejuaraan Nasional, Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, Asian Games, kejuaraan dunia, hingga Olimpiade.


