![]() |
| Ceer Exobot diperkenalkan dalam dua model, yakni sedan dan SUV dengan desain futuristis serta performa listrik bertenaga besar. (Dok. Ist) |
IDNHITS.COM — Arab Saudi mulai menunjukkan ambisinya di industri kendaraan listrik melalui merek lokal Ceer yang memperkenalkan Exobot dalam dua model, yakni sedan dan SUV. Keduanya hadir dengan dimensi besar, desain yang tidak biasa, serta tenaga hingga 1.111 hp pada varian tertingginya.
Exobot dirancang dengan karakter visual yang berbeda dari kebanyakan mobil listrik saat ini. Salah satu ciri paling mencolok terletak pada kaca depan yang sangat landai dan menyatu dengan kap mesin.
Kaca depan membentang 2,4 meter
Menurut laporan Carscoops yang dikutip Kamis, 24 September 2026, Ceer menyebut Exobot memiliki kaca depan terbesar yang pernah dipasang pada mobil produksi dengan panjang mencapai 94,4 inci atau sekitar 2,4 meter.
Baik sedan maupun SUV mendapatkan lampu depan dan daytime running light (DRL) dengan desain ramping. Khusus versi SUV, karakter eksterior diperkuat bumper yang terlihat lebih kokoh.
Kedua model juga menggunakan pintu model gullwing yang terinspirasi dari burung elang Shahin. Pendekatan desain tersebut membuat Exobot tampil berbeda sekaligus memperkuat identitas lokal yang dibawa Ceer.
Dimensi besar dan tiga motor listrik
Ukuran Exobot terbilang besar untuk sebuah kendaraan listrik. Versi sedan memiliki panjang 5,26 meter, lebar 2,1 meter, dan tinggi 1,43 meter.
Sementara itu, versi SUV mempunyai panjang 5,02 meter dengan lebar yang sama, yakni 2,1 meter, tetapi memiliki tinggi 1,69 meter.
Di sektor performa, Exobot menggunakan tiga motor listrik yang pada spesifikasi tertinggi menghasilkan tenaga gabungan hingga 1.111 hp dan torsi 1.500 Nm. Sistem penggerak tersebut dikabarkan menggunakan teknologi dari BMW.
Dengan spesifikasi itu, Exobot sedan mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam 2,1 detik dan memiliki kecepatan maksimum 250 km/jam. Versi SUV membutuhkan 2,4 detik untuk mencapai 100 km/jam, dengan kecepatan puncak 210 km/jam.
First Edition dibatasi 850 hp
Pada tahap awal, Ceer akan menghadirkan Exobot dalam edisi terbatas bernama First Edition. Versi ini menghasilkan tenaga 850 hp dan torsi maksimum 1.000 Nm.
Dalam konfigurasi tersebut, Exobot sedan mampu melaju dari 0 hingga 100 km/jam dalam 2,6 detik. Sementara versi SUV mencatat waktu 2,9 detik untuk mencapai kecepatan yang sama.
Perbedaan performa tersebut menunjukkan bahwa Ceer tidak sekadar membawa SUV dan sedan listrik berukuran besar, tetapi juga menempatkan performa sebagai salah satu daya tarik utama Exobot.
Baterai 112 kWh dan jarak tempuh hingga 670 km
Kedua model Exobot dibekali baterai berkapasitas 112 kWh. Namun, kemampuan jelajahnya berbeda antara sedan dan SUV.
Exobot sedan diklaim mampu menempuh jarak hingga 670 km dalam sekali pengisian daya, sedangkan versi SUV memiliki jarak tempuh hingga 560 km.
Sistem kelistrikan 800 volt juga mendukung pengisian cepat. Pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen dikabarkan dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 30 menit.
Ceer siapkan lima model berikutnya
Ceer didirikan melalui kerja sama atau joint venture dengan Foxconn. Setelah Exobot, perusahaan tersebut berencana menghadirkan lima model tambahan dalam rentang 2028 hingga 2030.
Rencana awal Ceer sebenarnya berfokus pada kendaraan listrik murni. Namun, perusahaan kemudian mengubah strateginya dengan turut mencakup model plug-in hybrid dan kendaraan bermesin pembakaran internal.
Harga Exobot hingga kini belum dikonfirmasi. Kehadiran dua model tersebut menjadi langkah awal Ceer dalam membangun jajaran kendaraan dengan karakter performa tinggi dan desain yang kuat di pasar otomotif.


